fm wireless microphone -->

Translate

fm wireless microphone


Gambar tersebut adalah skema rangkaian dan daftar komponen untuk sebuah FM Wireless Microphone.


Fungsi Rangkaian

Fungsi utama dari rangkaian ini adalah untuk mengubah suara menjadi sinyal radio FM dan memancarkannya secara nirkabel (wireless). Sinyal ini dapat ditangkap oleh radio FM standar yang disetel pada frekuensi yang sama. Rangkaian ini beroperasi pada frekuensi antara 88 MHz hingga 108 MHz, yang merupakan pita frekuensi radio FM komersial.


Daftar Komponen dan Cara Kerja

Rangkaian ini pada dasarnya terdiri dari dua bagian utama: penguat audio dan pemancar FM.

1. Bagian Penguat Audio

  • Mikrofon Kondensor (Condenser Mic): Berfungsi untuk menangkap suara dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang sangat lemah. Mikrofon ini membutuhkan tegangan bias DC, yang disediakan melalui resistor R1.

  • Transistor (TR1): Transistor ini bekerja sebagai pre-amplifier atau penguat awal. Sinyal audio dari mikrofon dikuatkan oleh transistor ini sebelum diproses lebih lanjut. Kapasitor C2 dan C3 berfungsi sebagai kopling dan filter frekuensi.

2. Bagian Pemancar FM

  • Transistor (TR2): Transistor ini adalah inti dari rangkaian pemancar, berfungsi sebagai osilator frekuensi tinggi. Rangkaian osilator ini terdiri dari transistor TR2, induktor (L), dan kapasitor (C4, C5). Frekuensi osilasi (frekuensi pemancar) ditentukan oleh nilai L dan C.

  • Induktor (L): Ini adalah lilitan kawat dengan spesifikasi 2T (2 lilitan) dan N=8T (8 lilitan). Lilitan ini, bersama dengan kapasitor, menentukan frekuensi osilasi.

  • Antena: Antena pada sisi kanan atas berfungsi untuk memancarkan sinyal radio FM yang telah dimodulasi ke udara.

  • Modulasi Frekuensi (FM): Sinyal audio yang sudah dikuatkan dari TR1 digunakan untuk mengubah frekuensi osilator TR2 secara halus. Proses ini disebut modulasi frekuensi (Frequency Modulation). Perubahan volume suara akan mengubah frekuensi sinyal yang dipancarkan.

Alur Kerja Rangkaian

  1. Suara ditangkap oleh mikrofon kondensor dan diubah menjadi sinyal listrik.

  2. Sinyal listrik tersebut diperkuat oleh transistor TR1.

  3. Sinyal audio yang diperkuat digunakan untuk memodulasi frekuensi osilator yang dibangun di sekitar transistor TR2.

  4. Sinyal radio FM yang termodulasi dipancarkan melalui antena.

SEMUA ISI  ADALAH  HASIL KUMPULAN PENCARIAN DAN BEBERAPA SUMBER MEDIA BUKU MAJALAH DLL, KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEGAGALAN YANG DISEBABKAN OLEH GAMBAR YANG DIMUAT DI BLOG INI.